PAKET UMROH BULAN DESEMBER 2015
paket umroh hemat dan murah

Musibah Banjir Dan Rahmat Hujan

Musibah Banjir Dan Rahmat Hujan

Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal

Judul ini barangkali agak  menggelitik. Dua kata majemuk di dalamnya, yaitu musibah banjir (1) dan rahmat hujan (2) bahkan memberi kesan antagonistik. Akan tetapi disinilah letak ketertarikan penulis untuk menjadikannya sebagai satu judul dan membahasnya dari sudut kajian lingkungan sosial dan mencoba mengundang ayat suci Al Qur’an untuk mengurai dan meletakkan permasalahannya pada tempatnya.

Ini menjadi lebih penting jika melihat realitas umat Islam adalah mayoritas mutlaq di negeri ini, yang semestinya nilai-nilai qurani internalized dalam realitas kehiduan mereka.

Musibah Banjir

Beberapa hari terakhir ini hujan selalu membasahi bumi nusantara yg tercinta ini tanpa henti kadang deras kadang rintik-rintik tiada henti serta tidak dapat diprediksi. Akibatnya sudah dapat diduga yaitu banjir datang melanda di berbagai tempat terutama di wilayah ibu kota dan  sekitarnya.  Orang-orang pada panik seketika. Sudah banyak pemukiman yg dilanda banjir sehingga menimbulkan gelombang pengungsi yg tentu saja membutuhkan bantuan moril dan harta benda terutama dari pemerintah daerah ibu kota. Para pekerja kantoran banyak yang terhambat perjalanannya karena ruas-ruas jalan tergenang air di mana-mana.

Tidak hanya di kota besar yang sangat padat penduduknya, seperti kota-kota di pulau Jawa dan sebagian kota-kota di luar pulau Jawa. Tetapi bahkan juga di daerah-daerah pedalaman yang agak sepi penduduk sekalipun sering terjadi banjir bandang. Setiap musim penghujan tiba selalu diidentikkan dengan musibah banjir yang tidak jarang menimbulkan kerugian material maupun immaterial seperti rusaknya infrastruktur, terendamnya perabot rumah tangga, kendaraan dan rusaknya jaringan bisnis serta komunikasi selalu mewarnai lingkungan sosial di Indonesia pada umumnya. Sementara kerugian immaterial seperti stres sosial berkepanjangan, terhentinya program-program pendidikan serta komunikasi sosial lainnya selalu mewarnai lingkungan sosial Indonesia di musim penghujan.

Semua ini akan berubah total manakala musim kemarau tiba. Kekeringan dan matinya sumber-sumber air menjadi pemandangan panjang dan menyedihkan. Pemanasan global menjadi spesifikasi negeri yang termasuk memiliki curah hujan tinggi ini. Belum lagi kebakaran infrastruktur sosial maupun hutan-hutan lindung.Maka musibah banjir disatu musim dan musibah kekeringan dan kebakaran di musim lain seperti menjadi ciri utama bagi masyarakat Indonesia. Ketika banjir bandang terjadi, maka banyak pihak yang menuding curah hujan yang tinggi sebagai penyebab utama, sehingga hujan tidak dirasa sebagai rahmat Allah bagi hamba-Nya yang menghuni negeri yang amat subur ini dan sebaliknya jika kekeringan dan kebakaran terjadi Allah yang menjadi tertuduh pertama karena tertundanya turun hujan.Saling melempar kesalahan dan tanggung jawab selalu mewarnai silang sengketa masyarakat terhadap fenomena sosial yang menyedihkan ini.

Akar Permasalahan

Agar upaya mengatasi problema sosial berupa musibah banjir, kekeringan dan kebakaran tidak merupakan lingkaran setan yang sulit ditemukan ujung pangkalnya, kita mencoba mengundang ayat suci al Qur’an berkenaan dengan rahmat hujan dan pengelolaan bumi yang semestinya.

“Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya”. (QS. Al Mukminun[23] :18)

Allah Ta’alaa sebagai dzat pengatur alam semesta dan pemberi rizki kepada penghuninya sesungguhnya menurunkan hujan dengan ukuran. Al Imam Al Suyuthi dalam kitab tafsir al-Jalalain memberikan tafsiran “dengan ukuran” yaitu dengan ukuran yang sesuai dengan kecukupan dan dan kemaslahatan (penghuni alam semesta). Allah Yang Maha Tahu berapa debit air yang diperlukan oleh penduduk bumi baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan dan sebanyak kebutuhan itulah yang Allah curahkan. Jadi hujan adalah benar-benar rahmat Allah bagi hamba-Nya dan bukan penyebab utama musibah banjir yang berkepanjangan.

sponsor : Paket Umroh Full Ramadhan

Maka disini kita bisa mulai melacak akar permasalahan musibah banjir dari dalam lingkungan sosial kita :

1. Penolakan masyarakat terhadap penyerapan air hujan oleh bumi. Ini bisa terjadi antara lain :

a. Pembangunan infrastruktur sosial yang tidak ramah lingkungan

b. Penutupan (pemampetan) akibat hampir semua permukaan tanah di floor dengan semen atau aspal, sehingga air hujan hanya menggenang untuk waktu yang lama tanpa mampu meresap kedalam tanah, kecuali kalau ada celah-celah bangunan atau jalan yang rusak. Akhir tahun 90-an misalnya pemerintah DKI menggalakkan pembuatan sumur resapan. Dan bagi lembaga sosial dan pendidikan yang melaksanakan anjuran ini mendapatkan subsidi biaya pembuatan sumur, itupun respon masyarakat sangat kecil.

2. Penutupan dan pengalih fungsi situ-situ resapan air untuk mall dan bangunan-bangunan ekonomi kapitalistik maupun untuk komplek-komplek perumahan baru, baik elite maupun Perumnas. Hal ini mengakibatkan tidak terserapnya air hujan atau sebaliknya terjadi genangan banjir baik di tempat itu ataupun di tempat lain yang lebih rendah.

3. Kesadaran rendah terhadap arti kebersihan bagi sebuah lingkungan sosial yang sehat. Pembuangan sampah di sembarang tempat menjadi penyebab utama tersendatnya aliran air limbah maupun air hujan ke tempat semestinya, bak sampah terbesar di seluruh dunia ternyata adalah sungai-sungai di Indonesia

4. Salah urus pembuatan banjir kanal sebagai sistem pengaturan air yang mestinya membawa kemaslahatan ini diperparah oleh kenekatan penduduk yang beramai-ramai tinggal di kawasan bantaran sungai.

5. Penebangan dan bahkan penggundulan hutan yang membabi-buta untuk tujuan-tujuan ekonomis sesaat. Sehingga salah satu fungsi hutan sebagai tempat resapan airpun menjadi hilang dan tidak bermakna, maka daerah-daerah pedalamanpun sekarang menjadi sangat akrab dengan banjir dan bahkan dengan tanah longsor

Maka melihat hal-hal di atas musibah banjir adalah human and social error, kesalahan manusia dan kesalahan sosial, kesalahan lingkungan sosial yang tidak akrab dengan ekosistem dan bukan “God Error.” Curah hujan tetaplah sebagai rahmat Allah untuk alam semesta. Sayang penghuni alam semesta ini (utamanya manusia) menolaknya dengan berbagai cara.

Maka lagi-lagi kita mengundang ayat yang kita harapkan bisa memahamkan kita pada realitas sosial yang memperhatikan ini. “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.  (QS. Ar Rum [30] : 41)

Sebuah Solusi

Menarik sekali kita mencermati penghujung ayat di atas “agar mereka kembali”. Potongan ayat ini mengisyaratkan harus adanya solusi sosial atas musibah yang menimpa masyarakat (dalam hal ini musibah banjir). Menjalani kehidupan sosial yang sadar etika lingkungan alam dan lingkungan sosial serta pandai memahami ayat-ayat kauniyah (ayat-ayat Allah) yang berlaku atas alam semesta ini sebagai wujud kembali kepada kebenaran Allah Ta’alaa.

Perilaku sosial yang merusak harus dihentikan, siapapun pelakunya. Sikap acuh  terhadap perilaku, menyimpang ini hanya akan menebar bencana demi bencana yang mungkin akan menjadi sejumlah lingkaran setan persoalan sosial yang tidak teratasi.

Paket Umroh Bulan Januari 2015 Travel Jabal Rahmah

Hubungi kami : 0813 2046 3313 - 0812 1974 3454 - 0857 7357 0347

Paket Umroh Bulan Februari 2015

paketumrohmurahumrohpromoumrohawaltahunumrohramadhanwisataumroh.com

artikel menarik lainnya :

Jika Hatimu Tak Ada Di Tiga Tempat Ini, Engkau Manusia Tanpa Hati

 

Support Online

PT. JABAL RAHMAH Tour & Travel
Ishaq Noordin E
Email
elfathaffandi@gmail.com
Ponsel
081320463313
081219743454
085773570347
Facebook
Website
travelumroh.traveljabalrahmah.com
jabalrahmah.com
PT. JABAL RAHMAH Tour & Travel
Ishaq Noordin E
Email
elfathaffandi@gmail.com
Telepon
081320463313
081219743454
085773570347
Website
travelumroh.traveljabalrahmah.com
traveljabalrahmah.com
paketumrohmurahumrohpromoumrohawaltahunumrohramadha
Alamat

Artikel Terbaru

Empat Kelebihan Surga Dibanding Kenikmatan Dunia

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:42:11 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal DALAM hidup ini terdapat dua unsur yang saling berlawanan. Keduanya datang silih berganti seperti siang dan malam, senang dan susah, sehat dan sakit....
Read More

Bagaimana Rasulullah Saw Tidur?

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:38:05 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal TIDUR Rasulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan. Setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi...
Read More

Jemputlah Rezeki Sejak Pagi Hari

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:33:30 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal WAKTU pagi adalah waktu yang penuh berkah. Udara masih segar dan tubuh yang telah istirahat ketika malam kini menjadi fit kembali. Alangkah ruginya...
Read More

Air Liur Kucing Itu Suci

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:29:28 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal “Dan sungguh, pada hewan ternak itu terdapat pelajaran bagimu,” (QS. An – Nahl 66).ANDA suka kucing? Jika terawatt, kucing adalah binatang...
Read More

Mengapa Doa Ibu Mampu Menembus Langit?

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:24:10 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal BUKANLAH tidak mungkin jika sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih...
Read More