PAKET UMROH BULAN DESEMBER 2015
paket umroh hemat dan murah

Saat Menginjak 40 Tahun

Saat Menginjak 40 Tahun

Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal

Saat menginjak usia 40 tahun, apa yang ada dalam benak kepala kita tentang angka usia empat puluh tahun?

Saudaraku,

Al Qur’an, khusus menyebut angka usia itu dalam surat  Al Ahqaf ayat 15. Dalam ayat yang menjelaskan kewajiban seorang anak berbakti kepada kedua orang tua itu, Allah swt berfirman, ”…. Sehingga apabila  dia (anak) telah dewasa dan mencapai usia empat puluh tahun, ia berdo’a : ”Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku untuk mensyukuri nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku, dan supaya aku dapat berbuat amal shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”

Coba perhatikanlah potongan kalimat dalam do’a seorang anak saat ia berusia empat puluh tahun itu.

Pertama, do’a itu yang mengandung pengharapan kepada Allah swt agar bisa dikaruniai jiwa yang sadar akan ragam kenikmatan Allah swt yang telah dilimpahkan selama ini. ”Ya Tuhanku, tunjukkanlah aku untuk mensyukuri nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku…” Ini kalimat tanda kesadaran dan ketundukan yang harus sudah ada sejak seseorang menginjak usia empat puluh tahun. Kesadaran atas kenikmatan yang begitu banyak dan lama, namun tetap tidak melupakan kenikmatan paling besar yang telah Allah swt berikan melalui kedua orang tuanya. Bukti pengakuan atas ketidakberdayaan selama ini, kecuali karena kasih sayang Allah swt dan orang tua.

Kedua, do’a itu berisi permohonan agar bisa lebih giat dan kuat dalam menjalani amal-amal shalih untuk mendapatkan ridha Allah swt. Ucapan ”supaya aku dapat berbuat amal shalih yang Engkau ridhai” merupakan pernyataan tentang keinginan agar Allah swt menetapkan hati lebih kuat, memberikan kesehatan lebih baik setelah usia itu, untuk bisa melipatgandakan keshalihan-keshalihan yang bisa mengundang ridha-Nya. Ucapan tentang keinginan dan harapan ini, secara implisit menyimpan adanya kekhawatiran karena usia yang semakin tua, sekaligus kerawanan terhadap berbagai fitnah dan ujian yang mungkin datang di usia-usia yang sebenarnya harus mendekatkan setiap orang kepada Penciptanya. Tanda kian kuatnya pikiran bahwa hidup ini harus bernilai dan keinginan meninggalkan suatu yang berharga dalam hidup ini. Karena itulah, ia memohon agar Allah swt lebih menguatkan segala keadaan yang mendukung amal-amal shalih.

Ketiga, dalam do’a itu disebutkan ”berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku…” Ini adalah sebuah pinta yang lahir atas kesadaran tanggung jawab atas anak dan kelak cucu, yang akan menjalani kehidupan seperti yang dialami selama empat puluh tahun. Setelah melewati masa-masa awal pernikahan, menimang dan mendidik buah hati di saat mereka masih kecil, hingga saat mereka menjelang remaja dan akhirnya dewasa seperti diri para orang tua mereka. Kesadaran bahwa kelak, anak-anak dan cucu-cucu itu, tidak mungkin selalu didampingi dan diarahkan jejak langkahnya. Kesadaran bahwa ada banyak cobaan yang menghalangi mereka untuk menjadi manusia yang shalihin dan shalihat….
Tiga hal yang terkandung dalam do’a ini, menyiratkan jawaban pertanyaan dalam yang muncul dalam diri manusia yan telah menginjak empat puluh tahun. ”Apa yang telah kupersembahkan selama empat puluh tahun?” ”Apa yang aku lakukan sekarang?” dan ”Apa yang akan aku lakukan di hari-hari mendatang?”

sponsor : Paket Umroh Full Ramadhan


Saudaraku,

Apa yang ada dalam benak kita tentang angka usia empat puluh tahun?  Ibnu Athiyyah dalam Al Wajiiz, menjelaskan bahwa penyebutan angka usia empat puluh tahun dalam firman Allah swt itu, salah satunya memiliki arti bahwa di usia itulah tapal batas kebaikan atau keburukan seseorang. Sementara ada pula sebagian orang yang menganggap usia empat puluh merupakan batas peralihan seorang manusia dari kuat menjadi lemah. Tapi di sisi lain, kelemahan itu diiringi dengan kematangan pengalaman, keseriusan beramal, sehingga mulai usia itulah seseorang akan bisa terlihat sumbangsih dan peran-perannya yang lebih nyata.

Islam tidak menganggap usia empat puluh tahun sebagai waham yang menghantui seseorang bahwa ia menjadi semakin berat bergerak, lekas letih, sulit beraktifitas, dan lemah. Tapi dilihat dari isi do’a yang termuat dalam surat Al Ahqaaf di atas, sesungguhnya peran-peran besar itu sedang dimulai sejak seseorang menginjak usia empat puluh tahun. Sebab, dalam keyakinan Islam kita, usia berapapun tak pernah boleh menjadikan seseorang merasa lebih lemah untuk melakukan kebaikan. Imam Ahmad rahimahullah, dalam usia renta, ditanya, ”Sampai kapan engkau akan menulis hadits?” Ia menjawab, ”Sampai mati.” (Aadaab fi Thalabil Ilmi, 29).

Sebagaimana, usia tak pernah menjadi pertanda seseorang lebih lemah. Tanda-tanda fisik yang umumnya muncul bagi seseorang yang menginjak usia empat puluh tahunpun tak menjadi tanda tua dan lemah. Justru contoh terbaik dalam hal ini adalah Rasulullah saw, yang mengawali perjuangan dakwahnya di saat usia empat puluh tahun. Dan memulai terlibat dalam perjuangan pertamanya dalam perang Badar, saat berusia lima puluh lima tahun.

Saudaraku,

Lalu apa pandangan para salafushalih tentang usia empat puluh tahun? Masruuq, seorang faqih asal Kufah yang wafat tahun 62 Hijriyah mengatakan, ”Jika salah seorang kalian memasuki usia empat puluh tahun, berhati-hatilah jangan sampai jauh dari Allah swt.” Muhammad bin Husain, cicit dari sahabat Rasulullah saw, Ali bin Abi Thalib ra, mengatakan, ”Seseorang yang usianya mencapai empat puluh tahun, ada panggilan yang menyerunya dari langit, ”Masa usiamu sudah hampir habis, perbanyaklah bekal.. ”

Saudaraku,

Apa yang ada dalam benak kita tentang angka usia empat puluh tahun? []

Paket Umroh Bulan Januari 2015 Travel Jabal Rahmah

Hubungi kami : 0813 2046 3313 - 0812 1974 3454 - 0857 7357 0347

Paket Umroh Bulan Februari 2015

paketumrohmurahumrohpromoumrohawaltahunumrohramadhanwisataumroh.com

artikel menarik lainnya :

Batu Kecil

 

Support Online

PT. JABAL RAHMAH Tour & Travel
Ishaq Noordin E
Email
elfathaffandi@gmail.com
Ponsel
081320463313
081219743454
085773570347
Facebook
Website
travelumroh.traveljabalrahmah.com
jabalrahmah.com
PT. JABAL RAHMAH Tour & Travel
Ishaq Noordin E
Email
elfathaffandi@gmail.com
Telepon
081320463313
081219743454
085773570347
Website
travelumroh.traveljabalrahmah.com
traveljabalrahmah.com
paketumrohmurahumrohpromoumrohawaltahunumrohramadha
Alamat

Artikel Terbaru

Empat Kelebihan Surga Dibanding Kenikmatan Dunia

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:42:11 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal DALAM hidup ini terdapat dua unsur yang saling berlawanan. Keduanya datang silih berganti seperti siang dan malam, senang dan susah, sehat dan sakit....
Read More

Bagaimana Rasulullah Saw Tidur?

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:38:05 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal TIDUR Rasulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan. Setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi...
Read More

Jemputlah Rezeki Sejak Pagi Hari

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:33:30 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal WAKTU pagi adalah waktu yang penuh berkah. Udara masih segar dan tubuh yang telah istirahat ketika malam kini menjadi fit kembali. Alangkah ruginya...
Read More

Air Liur Kucing Itu Suci

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:29:28 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal “Dan sungguh, pada hewan ternak itu terdapat pelajaran bagimu,” (QS. An – Nahl 66).ANDA suka kucing? Jika terawatt, kucing adalah binatang...
Read More

Mengapa Doa Ibu Mampu Menembus Langit?

Kamis, 25 Desember 2014 | 14:24:10 pm
Paket Umroh Bulan Februari 2015 Travel Jabal BUKANLAH tidak mungkin jika sangatlah banyak orang orang sukses di seluruh dunia ini lantaran mempunyai hubungan yang baik dengan kedua orang tuanya terlebih...
Read More